Alessandro Bastoni dikabarkan telah memberikan lampu hijau untuk bergabung dengan Real Madrid pada bursa transfer musim panas mendatang. Bek tengah milik Inter Milan itu masuk dalam rencana besar Jose Mourinho untuk membangun ulang pertahanan tim.
Kabar tersebut datang dari jurnalis Miguel Serrano yang mengungkap adanya kemajuan penting dalam proses transfer sang pemain. Alessandro Bastoni bahkan telah menerima tantangan menjadi pemimpin lini belakang baru di Santiago Bernabeu.
Jose Mourinho dikabarkan akan kembali menangani Real Madrid untuk membawa stabilitas jangka panjang di level kompetitif tertinggi. Pelatih asal Portugal itu langsung bergerak mencari sosok utama yang dapat memperkuat sektor pertahanan.
Mourinho menilai kondisi lini belakang Real Madrid membutuhkan perubahan besar menjelang musim baru. Situasi itu muncul setelah David Alaba berpotensi hengkang dan Antonio Rudiger mulai memasuki fase akhir kariernya.
Di sisi lain, masalah cedera yang terus menghantui Eder Militao membuat kebutuhan akan bek elite semakin mendesak. Mourinho lalu memilih Alessandro Bastoni sebagai target utama untuk memperkuat fondasi pertahanan tim.
Bek Timnas Italia tersebut juga sudah lama masuk radar Barcelona. Namun, Real Madrid bergerak lebih cepat lewat pendekatan langsung Mourinho kepada sang pemain.
Dalam pembicaraan pribadi, Mourinho menjelaskan proyek jangka panjang yang telah disiapkan di Santiago Bernabeu. Bastoni diproyeksikan menjadi pemimpin utama dan figur sentral di lini belakang Real Madrid.
Tugas Alessandro Bastoni tidak hanya terbatas pada pertandingan di lapangan. Mourinho juga ingin bek berusia 27 tahun itu membimbing sejumlah pemain muda potensial di skuad.
Salah satu nama yang masuk dalam rencana tersebut adalah Dean Huijsen. Real Madrid juga masih memburu satu bek muda tambahan dari akademi maupun luar klub.
Pengalaman Bastoni di level tertinggi dinilai sangat penting dalam proses regenerasi tim. Mourinho percaya karakter dan kualitas bertahan Bastoni mampu mempercepat perkembangan para pemain muda.


Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Performa Inspiratif Jude Bellingham Justru Menghadirkan Masalah Baru buat Inggris
