Pemanggilan Mathew Baker ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026 sempat memunculkan berbagai spekulasi. Salah satu yang berkembang agar pemain berumur 17 tahun itu tidak bisa membela Australia di masa depan.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji memberikan penjelasan terkait keputusan memasukkan nama Baker ke dalam Timnas Indonesia. Ia menyatakan bahwa fokus pihaknya adalah membantu perkembangan Baker.
Nama Baker menjadi salah satu kejutan dalam daftar 23 pemain pilihan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Pasalnya, sebelumnya ia tidak masuk dalam daftar sementara yang berisi 44 pemain.
Pemain Melbourne City di Australia itu sejatinya dipersiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19. Baker bahkan masuk dalam skuad Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026 di Sumatra Utara.
Meski begitu, kesempatan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia langsung mendapat dukungan dari pelatih Baker di Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto. Sumardji juga telah berkomunikasi dengan Nova mengenai situasi tersebut.
"Jadi Mathew memang kemarin berdiskusi dengan saya. Coach Nova menyampaikan, 'Pak Mardji, Matthew dipanggil timnas senior.' Saya bilang, 'Lepas! Bagus sekali.'," ujar Sumardji kepada wartawan.
Menurut Sumardji, pengalaman berada di Timnas Indonesia akan memberikan manfaat besar bagi perkembangan Baker. Terutama dalam membangun rasa percaya diri sebelum kembali memperkuat tim kelompok usia.
"Karena apa? Kami ingin memberikan terapi mental kepada Matthew agar dia lebih percaya diri dan dia lebih baik lagi di Timnas U-19," katanya.


Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Performa Inspiratif Jude Bellingham Justru Menghadirkan Masalah Baru buat Inggris
