Benfica resmi mengumumkan perpisahan dengan Jose Mourinho setelah pelatih asal Portugal itu menerima tawaran untuk kembali menangani Real Madrid. Kepindahan Mourinho tidak hanya diumumkan secara resmi, tetapi juga disertai nilai kompensasi yang harus dibayarkan klub raksasa Spanyol tersebut.
Dalam pernyataan yang disampaikan kepada Komisi Pasar Sekuritas Portugal (CMVM) pada Rabu (10/6/2026), Benfica mengonfirmasi bahwa Real Madrid telah menebus klausul pelepasan Mourinho senilai 15 juta euro. Sang pelatih juga disebut telah menyetujui kepindahan tersebut.
Kepergian Mourinho menandai berakhirnya masa singkatnya bersama Benfica sekaligus membuka jalan bagi salah satu reuni paling menarik di sepak bola Eropa. Pelatih berusia 63 tahun itu akan kembali menduduki kursi pelatih Santiago Bernabeu setelah lebih dari satu dekade meninggalkan klub.
Tak membutuhkan waktu lama untuk mencari pengganti, Benfica juga mengumumkan penunjukan Marco Silva sebagai pelatih baru mereka.
Pelatih yang musim lalu menangani Fulham itu menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Dalam kesepakatan tersebut, Benfica juga menyertakan opsi perpanjangan yang dapat membuat Silva bertahan hingga musim 2028/2029.
Penunjukan Silva dinilai sebagai langkah strategis Benfica untuk menjaga stabilitas tim menjelang musim baru. Pengalaman Silva di kompetisi elite Eropa, khususnya selama berkarier di Liga Inggris, menjadi salah satu alasan utama klub memilihnya sebagai penerus Mourinho.
Kepulangan Mourinho ke Madrid sebenarnya bukan sebuah kejutan. Nama mantan pelatih Chelsea, Inter Milan, Manchester United, dan AS Roma itu sejak lama disebut sebagai kandidat utama pilihan presiden klub, Florentino Perez.
Namun proses pengumuman resmi sempat tertunda karena Madrid masih menunggu hasil pemilihan presiden klub yang mempertemukan Perez dengan penantangnya, Enrique Riquelme.
Setelah Perez berhasil mempertahankan jabatannya, langkah Madrid untuk menunjuk Mourinho pun berjalan mulus. Pelatih berjuluk "The Special One" itu dilaporkan menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun.
Manajemen Los Blancos berharap pengalaman dan karakter kuat Mourinho mampu mengembalikan Madrid ke jalur juara setelah dua musim terakhir gagal meraih trofi mayor.
Mourinho bukan sosok asing bagi pendukung Real Madrid. Pada periode pertamanya bersama klub antara 2010 hingga 2013, ia sukses membawa tim meraih sejumlah gelar bergengsi.
Selama tiga musim di ibu kota Spanyol, Mourinho mempersembahkan satu gelar La Liga, satu Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol. Selain itu, ia juga dikenal sebagai pelatih yang berhasil membangun fondasi tim yang kemudian mendominasi sepak bola Eropa pada tahun-tahun berikutnya.
Kini, lebih dari satu dekade setelah kepergiannya, Mourinho kembali ke Santiago Bernabeu dengan tugas besar: mengakhiri paceklik gelar dan mengembalikan Real Madrid ke puncak kejayaan sepak bola Spanyol maupun Eropa.


Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Performa Inspiratif Jude Bellingham Justru Menghadirkan Masalah Baru buat Inggris
