Thomas Tuchel membuat keputusan besar menjelang Piala Dunia 2026. Pelatih Timnas Inggris itu dikabarkan tidak memasukkan Phil Foden dan Cole Palmer ke dalam skuad 26 pemain yang akan berangkat ke Amerika Serikat.
Keputusan tersebut langsung memicu perhatian besar karena keduanya dikenal sebagai dua gelandang serang terbaik generasi Inggris saat ini. Namun, Tuchel ternyata lebih memprioritaskan keseimbangan tim dibanding sekadar mengumpulkan pemain berbakat.
Langkah itu sekaligus menegaskan filosofi yang sejak awal terus dipegang pelatih asal Jerman tersebut selama menangani Inggris.
Sejak mulai menangani Inggris, Tuchel berulang kali menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik "mengoleksi talenta". Ia lebih fokus membangun tim yang benar-benar sesuai dengan sistem dan kebutuhan permainan.
Pernyataan itu sebenarnya sudah terlihat sejak Oktober tahun lalu ketika ia sempat tidak memanggil Jude Bellingham. Saat itu, keputusan tersebut sempat menuai perdebatan besar di Inggris.
Tuchel bahkan menegaskan bahwa seorang pelatih harus konsisten dengan prinsip yang diucapkannya.
“Untuk menjaga kredibilitas sebagai pelatih, Anda harus membuktikan ucapan Anda,” kata Tuchel di Wembley pada 3 Oktober lalu.
Kini, filosofi itu benar-benar terlihat dalam pemilihan skuad Piala Dunia. Ia tidak hanya memilih pemain paling terkenal atau paling berbakat, tetapi pemain yang dinilai paling efektif untuk sistemnya.


Prediksi Chelsea Vs Leeds di Carabao Cup: Waspada Dendam Sang Tamu!
Presiden Como Mirwan Suwarso menyerahkan kursi VIP kepada para suporter tertua untuk debut bersejarah klub di Liga Champions
Setelah Arsenal Kalahkan Chelsea, Legenda Inggris Coret MU dan Liverpool dari Daftar Kandidat Juara Premier League
