Liverpool menutup musim Premier League dengan hasil imbang 1-1 melawan Brentford di Anfield. Laga tersebut juga menjadi momen emosional karena fans memberikan perpisahan kepada Mohamed Salah dan Andy Robertson.
Meski begitu, di tengah suasana tersebut, perhatian publik justru sempat tertuju pada detail lain di lapangan. Jersey baru Liverpool yang digunakan untuk pertama kalinya langsung memunculkan perdebatan di media sosial.
Banyak suporter menilai warna baju dan celana Liverpool terlihat tidak serasi. Perbedaan gradasi merah pada kedua bagian seragam menjadi sorotan utama sepanjang pertandingan.
Liverpool memakai jersey kandang terbaru produksi Adidas yang baru dirilis pekan lalu. Desain tersebut terinspirasi dari seragam musim 1989/1990 saat The Reds menjuarai liga.
Meski demikian, sejumlah fans merasa warna merah pada baju dan celana terlihat berbeda ketika disaksikan melalui siaran televisi.
Dalam tayangan televisi, memang terlihat ada perbedaan cukup jelas antara warna pada baju dan celana Liverpool, shade merah yang digunakan berbeda.
Meski begitu, disebutkan bahwa perbedaan tersebut tidak terlalu terlihat jika dilihat langsung di stadion.
Perbedaan warna merah tersebut ternyata memang dibuat secara sengaja. Adidas dan Liverpool disebut mempertahankan pendekatan serupa dengan jersey musim 1989/1990 yang menjadi inspirasi desain terbaru mereka.
Saat merilis jersey baru itu, Liverpool menjelaskan bahwa desain tersebut mengambil inspirasi dari identitas klasik klub dengan sentuhan modern.
“Jersey kandang baru ini mengambil inspirasi dari desain asli Adidas yang langsung mudah dikenali melalui pola geometris dinamisnya, menggabungkan warisan klasik klub dengan desain performa modern,” tulis Liverpool.
Klub juga menjelaskan bahwa tampilan jersey dilengkapi dengan celana dan kaus kaki merah tua untuk menciptakan tampilan yang berani dan menyatu.
“Jersey kandang musim 2026/2027 dilengkapi dengan celana pendek dan kaus kaki merah tua, menciptakan tampilan yang berani dan menyatu,” lanjut pernyataan tersebut.
Meski beberapa pihak menilai pola geometris seharusnya juga diterapkan pada celana agar tampil lebih konsisten, belum diketahui apakah akan ada perubahan desain sebelum musim depan dimulai.


Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Performa Inspiratif Jude Bellingham Justru Menghadirkan Masalah Baru buat Inggris
