Penyerang Brasil, Vinicius Junior, terpilih sebagai Man of the Match di pertandingan melawan Haiti di Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB.
Laga Brasil vs Haiti ini adalah laga matchday 2 Grup C Piala Dunia 2026. Pertandingan yang digelar di Philadelphia Stadium ini berlangsung cukup berat sebelah.
Haiti bisa memberikan perlawanan khususnya di babak kedua. Namun sebelumnya di babak pertama, mereka tak mampu membendung permainan Brasil.
Di babak pertama itu mereka diberondong tiga gol sekaligus. Skor tersebut bertahan sampai pertandingan babak kedua berakhir.
Brasil tampil dengan formasi 4-3-3 di pertandingan ini. Vinicius Junior, seperti biasa, diandalkan untuk mengisi pos winger kiri.
Bintang Real Madrid itu tampil dengan gemilang. Ia mencetak gol ketiga Brasil ke gawang Haiti.
Selain itu Vinicius juga menjadi aktor terciptanya gol kedua Brasil. Umpan terobosannya bisa dimaksimalkan dengan baik oleh Matheus Cunha.
Pada menit ke-68, Vinicius bahkan nyaris mencetak assist lagi. Sayangnya umpan backheel-nya pada Gabriel Martinelli gagal berbuah gol karena bola sepakan pemain Arsenal itu hanya menghantam mistar gawang.
Vinicius juga berperan besar atas gol pertama Brasil karena dari sepakannya, bola muntah bisa disambar Cunha. Winger berusia 25 tahun itu akhirnya terpilih sebagai Man of the Match di laman resmi FIFA.
Menurut laporan Fotmob, Vinicius Junior melepas tiga tembakan dan itu jumlah paling banyak di antara semua pemain lain di laga Brasil vs Haiti. Dua tepat ke sasaran dan satu berbuah gol.
21 operan ia catatkan dan 16 di antaranya on target. Satu di antaranya berbuah assist.
Vinicius juga mencatatkan sembilan sentuhan di kotak penalti Haiti. Itu merupakan jumlah terbanyak dibandingkan pemain lainnya.
Enam percobaan dribel dilakukannya dan dua di antaranya sukses. Satu umpan silang dilepaskannya tapi tak akurat sedangkan dari dua umpan panjang yang diukirnya, satu di antaranya tepat ke sasaran.


Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Performa Inspiratif Jude Bellingham Justru Menghadirkan Masalah Baru buat Inggris
