Premier League musim 2025/2026 layak disebut sebagai liga paling kompetitif di Eropa. Saat empat liga top lainnya sudah memastikan juara, Liga Inggris justru masih menyajikan pertarungan sengit hingga dua pekan terakhir musim ini.
Persaingan gelar kini hanya melibatkan dua tim: Arsenal dan Manchester City. Arsenal memimpin klasemen dengan 79 poin dari 36 pertandingan, sementara Manchester City terus membayangi dengan 77 poin.
Dengan selisih hanya dua angka, perebutan trofi Premier League berpotensi ditentukan sampai pekan terakhir. Situasi ini membuat Liga Inggris menjadi satu-satunya liga elite Eropa yang belum mengetahui siapa kampiunnya.
Sebaliknya, empat kompetisi top lain sudah memiliki juara lebih cepat. Barcelona memastikan gelar La Liga, Inter Milan menguasai Serie A, Bayern Munich kembali menjadi raja Bundesliga, sementara Paris Saint-Germain mempertahankan dominasi mereka di Ligue 1.
Arsenal sebenarnya berada dalam posisi terbaik untuk mengakhiri puasa gelar Premier League yang sudah berlangsung selama 22 tahun. Pasukan Mikel Arteta hanya perlu memenangkan dua laga tersisa untuk memastikan trofi tanpa bergantung pada hasil Manchester City.
Momentum Arsenal juga cukup positif dalam beberapa pekan terakhir. Mereka sukses mengalahkan Newcastle, Fulham, dan West Ham United dalam periode krusial, sekaligus memastikan tiket ke final Liga Champions usai menyingkirkan Atletico Madrid.
Meski begitu, tekanan besar tetap ada. Arsenal sempat kehilangan momentum setelah kalah 1-2 dari Manchester City di Etihad Stadium bulan lalu. Kekalahan itu membuat persaingan kembali terbuka.
Kini The Gunners masih harus menghadapi Burnley dan Crystal Palace dalam dua laga penentu musim mereka.


Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Performa Inspiratif Jude Bellingham Justru Menghadirkan Masalah Baru buat Inggris
