Pelatih anyar Persija Jakarta, Shin Tae-yong buka suara terkait filosofi permainan yang ia akan bawa di Macan Kemayoran. Ia menegaskan bahwa dirinya akan memainkan gaya bermain menyerang di Persija Jakarta.
Hari ini, Persija Jakarta baru saja memperkenalkan pelatih baru mereka. Macan Kemayoran menunjuk Shin Tae-yong untuk menjadi juru taktik mereka yang baru menggantikan Mauricio Souza.
Selama menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong punya gaya bermain yang saklek. Ia lebih banyak fokus bermain bertahan lalu melancarkan serangan balik untuk merepotkan gawang lawan.
Banyak yang bertanya-tanya apakah Shin Tae-yong akan memainkan gaya bermain pragmatis di Persija Jakarta. Apa kata sang pelatih mengenai itu?
Dalam konferensi persnya baru-baru ini, Shin Tae-yong menyebut bahwa sebagai pelatih ia sebenarnya kurang suka bermain dengan gaya bermain pragmatis saat di Persija Jakarta.
Ia menyebut bahwa dirinya selalu ingin timnya bermain dengan menyerang, namun saat melatih Timnas Indonesia ia tidak bisa menerapkan taktik itu karena keadaan yang ada.
"Saya sebenarnya menginginkan gaya bermain dan filosofi sepakbola yang menyerang bukannya bertahan. Memang saat di Timnas Indonesia, karena lawannya yang lebih kuat dan lebih baik dari Timnas Indonesia, makanya kami lebih banyak bertahan terlebih dahulu baru melakukan serangan balik," ujar Shin Tae-yong.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong menyebut bahwa untuk bisa memainkan sepak bola menyerang, ia butuh pemain-pemain yang memadai untuk bisa mengeksekusi taktik tersebut.
Ia yakin dengan komposisi pemain yang tepat, ia yakin bisa menerapkan sepak bola menyerang di Persija Jakarta dan gaya bermain itu diharapkan bisa menghibur para The Jakmania.
"Tetapi di Liga nanti, mungkin saya perlu bicara lebih lanjut dengan Pak Panca (Presiden Persija) dan orang-orang di Persija Jakarta untuk membawa pemain-pemain asing dan setelah itu kita bisa memainkan permainan yang lebih baik, lebih agresif dalam menyerang," pungkasnya.


Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Performa Inspiratif Jude Bellingham Justru Menghadirkan Masalah Baru buat Inggris
