West Ham akhirnya terdegradasi ke Championship meski menang 3-0 atas Leeds United pada pekan terakhir Premier League. Klub asal London itu finis dua poin di bawah Tottenham yang berhasil mengamankan posisi bertahan.
Hasil buruk tersebut memunculkan banyak pertanyaan terkait kebijakan transfer West Ham sepanjang musim. Salah satu keputusan yang kini menuai penyesalan ialah penolakan terhadap dua pemain yang tampil tajam setelah bursa transfer Januari.
West Ham menutup musim dengan selisih gol minus 19 setelah kebobolan 65 kali dalam 38 pertandingan. Catatan itu menjadi salah satu yang terburuk di Premier League musim ini.
West Ham sebenarnya sudah mengalami masalah besar sejak awal musim, terutama di lini belakang. Klub baru mendatangkan Axel Disasi dari Chelsea pada hari terakhir bursa transfer Januari dengan biaya pinjaman 1,7 juta poundsterling (sekitar Rp40,4 miliar).
Produktivitas gol mereka juga jauh dari harapan sepanjang paruh pertama musim. Pablo Felipe yang direkrut dari Gil Vicente dengan nilai 21 juta poundsterling (sekitar Rp499 miliar) belum mampu mencetak gol sejak datang ke Inggris.
Kondisi itu membuat banyak pihak mempertanyakan strategi perekrutan pemain West Ham. Beberapa keputusan transfer dinilai gagal memberikan dampak cepat bagi tim.


Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Performa Inspiratif Jude Bellingham Justru Menghadirkan Masalah Baru buat Inggris
